Buat pengusaha pemula yang ingin Kredit Kepemilikan Rumah :
Seringkali seorang wirausaha kesulitan dalam pengajuan kredit di bank,
termasuk dalam mengajukan KPR atau kredit kepelikan rumah yang mungkin akan
digunakannya sebagai tempat usaha.
Di bawah ini ada beberapa tips yang bisa dicoba :
1. Pahami dulu apa yang diinginkan bank. Bank ingin bahwa
kita terbukti sebagai wirausaha yang dapat membayar pinjaman KPR yang kita
ambil.
2. Sebagai wirausaha maka kita harus membuat SIUP ke dinas
perijinan setempat jika memang usaha kita belum mempunyai badan-usaha.
3. Perlihatkan kemampuan kita membayar angsuran KPR
tersebut. Masalahnya adalah seringkali seorang wirausaha sulit untuk
membuktikan besarnya penghasilan rutin yang di perolehnya setiap bulan.
4. Bikin slip gaji ala wirausaha, agar penghasilan kita
dapat dipantau dan diukur oleh bank. Caranya adalah dengan melaporkan semua
transaksi usaha atau bisnis kita ke bank, yaitu dengan membuat rekening bank
yang aktif.
5. Membuat rekening bank yang aktif agar bank bisa
menganalisa seberapa besar kemampuan kita dalam membayar angsuran KPR tersebut.
Caranya dengan sering bertransaksi dengan menggunakan buku tabungan atau
rekening bank kita, agar semua transaksi keuangan kita tampak jelas dan
tercatat didalam buku bank yang resmi.
6. Rajin bertransaksi itu maksudnya adalah kita harus
rutin menyetorkan semua uang yang kita terima, uang masuk atau pemasukan tunai
kita kedalam rekening kita di bank. Lantas kiita juga harus rutin mengambil
uang dari rekening yang sama untuk semua transaksi uang keluar atau pengeluaran
kita.
Dengan memperlihatkan penghasilan kita pada bank dan memenuhi keinginan bank
agar bisnis kita ada badan usahanya maka peluang bank menyetujui permohonan KPR
kita akan lebih besar.






0 komentar:
Posting Komentar