This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 26 Mei 2014

Mau Kaya koq harus Kaya dulu. Rangsang Otak Kanan anda

Man, teman sekalian...

saya ingin share bagaimana "mindset" mempengaruhi kita....


beberapa hari yg lalu saya posting tawaran membeli ruko Tanpa DP, bahkan akan terima Cash Back 100juta... (subject "Dana 100jt").
>>> hah, membeli properti ga pake duit, malah dapet duit...?!?!?!

selanjutnya saya posting tawaran podomorocity (http://www.podomorocity.com).
>>> Klo mau, sebagian dari Cash Back di atas bisa digunakan untuk ngambil apartemen di podomorocity... (subject "Hanya 35juta udah bisa memiliki apartemen PodomoroCity. Mau...?")

>>> hah, yang bener aja...
... udah ga keluar duit, dapet 2 properti lagi...

si pesimis bilang..."oooo tidak mungkin" (gaya Sulee)...
... tawarannya ga logis banget...

>>> Hati2 dengan logika anda.
Yang tidak logis buat anda, adalah hal yang lumrah (logis) bagi mereka yang pernah melakukannya....

buat si pesimis, maka informasinya tidak lengkap....
... hanya sampe di tawaran tsb....
... tidak tau kenapa, bagaimana, seperti apa, dimana lokasinya, status-nya apa, ready atau tidak, dsb.dsb.dsb...
buat si pesimis, informasinya hanya sampe di situ (mangkanya tambah ga logis)....


Yang tertarik dan "positive thinking"... akan meng-explore lebih lanjut...

properti...
... ada yang ingin dimiliki....
... ada yang ingin didagangkan...

yang ingin dimiliki... (klo cuma ambil ruko-nya) ...
... akan berpikir jauh...
... selama setahun ada duit tuk nyicil-nya dari cash back, setelah itu gimana...?
klo mendekati akhir tahun blum mampu juga, ya dijual aja...

>>> ini adalah kesempatan....!!!

yang ingin didagangkan... (klo cuma ambil ruko-nya) ...
... hem...., rukonya bisa dijual kembali (dengan harga anda)... saya memiliki waktu 1 tahun untuk menjualnya tanpa keluar uang (tuk mencicil)...
... maka, ketika terjual... ini adalah bisnis/dagang "tanpa modal"... untung-nya adalah 100%...

>>> ini adalah kesempatan....!!!

Yang "positive thinking" akan mendapatkan informasi lebih lengkap... walaupun blum tentu "deal"....
langkah selanjutnya.... rangsang-lah Otak Kanan anda...


Pendekatan ... Otak KIRI dan Otak KANAN....

Otak KIRI...
langsung bekerja, menghitung dan mengambil kesimpulan (berdasarkan logika dia).... bahwa saya tidak sanggup... lalu STOP...!!!

>>> hilanglah kesempatan...
... mau Kaya koq harus Kaya dulu...??!?!?

Otak KANAN...
berbicara mengenai "mau atau tidak mau", bukan masalah "mampu atau tidak mampu"....
... ini adalah kesempatan, saya mau. Saya mau tahu... maka (seperti anak kecil) akan merengek terus... maka akan dicoba terus...
... apakah mampu atau tidak mampu, dia tidak pernah berpikir seperti itu... biarlah bank yang mengatakan atau yang memutuskan hal itu (mampu atau tidak mampu)....

berhasil atau tidak...
lolos dari bank atau tidak...
... adalah masalah lain... yang penting maju terus...

Nah... untuk memperkuat/mempertegas/melatih Otak Kanan ada caranya...
yaitu...

... pergi ke lokasi-nya...
... pergi ke ruko di cileduk (alamat yang saya berikan)...
rasakan suasanya, lingkungannya, bangunannya dsb.dsb.dsb...
tanyakan harga, "term n condition" di kantor pemasaran di sana (ini bukan kantor saya)...

>>> lalu, bandingkan dengan apa yang saya tawaran.
mana yang lebih bagus...? bisa kasih Cash Back atau tidak..?

koq saya bisa menawarkan lebih bagus...?
>>> karena saya "add value"....


... pergi ke podomorocity...
... datang ke Marketing Gallery-nya (bukan kantor saya)...
rasakan suasanya, lingkungannya, bangunannya dsb.dsb.dsb...
tanyakan harga, "term n condition" di kantor pemasaran di sana (ini bukan kantor saya)...

>>> lalu bandingkan dengan penawaran saya...
lebih baik tawaran saya atau tidak..?

koq bisa menawarkan lebih baik..?
koq saya bisa nyicil DP sampe 2tahun...?
koq cicilan DP blum lunas udah bisa menempati/menyewakan unit-nya (serah-terima)..?
>>> karena saya "add value"....


nah...
weekend ini/sabtu-minggu ini adalah kesempatan melatih Otak KANAN anda...
... sambil jalan2...
... sambil lihat2 oportuniti...
lihat "barang"-nya...

JADI,
... yang tertarik dengan tawaran tsb...
... yang tertarik dengan skema tsb...
>>> stop logika anda (Otak Kiri), sekarang rangsang-lah Otak Kanan anda...

pergilah ke lokasi ruko yang saya tawarkan...
pergilah ke central park podomorocity...
>>> "rasakan" lingkungan, situasi dsb.dsb.dsb di sana

- Yang tidak logis buat anda, adalah hal yang lumrah (logis) bagi mereka yang pernah melakukannya...
- Bila anda telah melakukan-nya, maka akan menjadi logis buat anda...
- Klo sudah logis, menjadi hal yang biasa. Akhirnya andapun bisa melakukannya...


Klo DREAM anda belum tercapai, jangan rubah dream-nya. Rubahlah strategy/cara-nya....

dimulai dari bagaimana cara berpikir anda...
dimulai dengan bagaimana mindset anda...

semoga bermanfaat.

salam,
BUDI Rachmat

TDW: Mengapa Yang Kaya Semakin Kaya?

Kenapa orang kaya semakin kaya, kelas menengah bergumul terus, dan yang miskin bablas miskin.
Kenapa orang kaya semakin kaya, karena begitu orang kaya penghasilannya bertambah besar maka gaya hidupnya sementara tetap (menunda kesenangan). Penghasilan yang lebih ini diinvestasikan kedalam asset (beli saham yang menghasilkan deviden, rumah kost kost-an, ruko yang dikontrakkan, Mall yang disewakan, sarang walet, usaha-usaha yang menghasilkan, dll). Sedemikian sehingga penghasilan mereka bertambah besar. Dan ketika penghasilan mereka bertambah besar lagi, mereka investasikan lagi ke dalam asset tersebut diatas, sehingga semakin kaya dan semakin kaya lagi.

Kenapa orang menengah bergumul terus secara financial? Ketika orang menengah penghasilannya bertambah besar maka dia mencicil rumah yang lebih besar, mobil yang lebih besar, handphone yang lebih canggih, komputer yang lebih modern, televisi yang lebih besar, audio yang lebih canggih dan banyak sekali uang untuk kewajiban sehingga masuk kedalam pengeluaran. Orang menengah ini bisa memiliki rumah yang besar, mobil yang besar tapi tidak mempunyai uang yang bekerja untuk dia. Dan seumur hidupnya menjadi budak uang karena membayar cicilan semakin besar seumur hidupnya.


Kenapa orang miskin bablas miskin ?

Orang miskin tidak perduli seberapa besar pun penghasilannya semua akan masuk ke pengeluaran.

Contoh :

Orang miskin begitu penghasilannya bertambah besar mereka beli TV yang besar, beli jamnya yang mahal, beli hp yang lebih baru, beli baju mahal, makan di restoran mewah, ikut keanggotaan fitness, ikut asuransi yang tidak perlu, dll.

Silahkan dijawab dengan kejujuran masing-masing dibawah ini :

Bila penghasilan Anda bertambah besar, Anda belikan apa? Hal-hal yang menghasilkan uang lagi atau hal-hal yang menghabiskan uang. Silahkan dijawab, Anda yang tahu termasuk golongan manakan Anda?
Tung Desem Waringin

Apa Kita, Siapa Lingkungan Kita


KITA TIDAK MUNGKIN BISA TERBANG SEPERTI ELANG

KALAU KITA HIDUP DI KUMPULAN KALKUN.

Mark Victor Hansen adalah orang yang menciptakan seri buku Chicken Soup.

Waktu penghasilannya baru mencapai $ 1 juta, ia bertemu dengan Anthony Robbins dan bertanya padanya. “Penghasilan Anda demikian besar, bagaimana saya bisa mencapainya juga ?

Anthony bertanya, “Siapakah kelompok pemikir utama Anda ?”

Ia menjawab, “Kelompok jutawan”.

Anthony Robbins berkata, “Itulah kekeliruan Anda. Anda harus bergaul dengan kelompok miliarder, pasti mereka akan membuat Anda berpikir pada tingkatan mereka.”

Kini Hansen hampir mencapai angka penghasilan $ 1 milyar.

Seorang teman atau komunitas tertentu bisa mempengaruhi kita baik atau buruk.Hal ini diteguhkan juga oleh penelitian yang dilakukan Dr. David dari Universitas Havard, yang menyimpulkan bahwa setelah 25 tahun hidup teman-teman Anda memiliki pengaruh terhadap hidup atau kesuksesan Anda.

Pada dasarnya manusia memang senang beradaptasi atau mengikuti pola hidup lingkungannya.

Bila kita bekerja di antara orang-orang yang rajin, berdisiplin tinggi, selalu menjaga mutu dan kualitas, jujur, maka cepat atau lambat kita akan meniru gaya hidup mereka. Namun sebaliknya, bila kita bekerja di lingkungan yang orang-orangnya cenderung malas, telat, tidak disiplin, suka membolos, curang, maka pelan tapi pasti kita akan melakukan hal yang sama.

Karena itu, bila kita ingin berhasil, tempatkanlah diri kita pada jalur yang benar. Tetapkanlah diri kita untuk selalu bergaul dengan pribadi-pribadi yang dapat memberi pengaruh positif, dan masa depan yang cemerlang pun tersedia bagi kita..

Seorang bijak berkata, tunjukkanlah kepadaku sahabat-sahabatmu dan aku akan menunjukkan masa depanmu.

Ini juga berlaku tidak pada pekerjaan saja tetapi juga semua hal.

Carilah pergaulan yang baik, punya prinsip tidak mudah terpengaruh.

KITA TIDAK MUNGKIN BISA TERBANG SEPERTI ELANG

KALAU KITA HIDUP DI KUMPULAN KALKUN.

………….

Jadi… Tempatkanlah diri anda pada lingkungan yg sesuai dgn impian atau tujuan anda.

Contoh kongkrit:

- Komunitas BEC ( Bandung ):

… @all…ada orang KUR BRI, mau presentasi. Waktu mau minggu ini atow minggu depan? Tempat presentasi di warung ide, jl tubagus ismail. Ditunngu kabarnya biar confirm …

- Komunitas EU Jakarta:

… Trims banyak pak. Surprise, setelah komunikasi per telp, kemaren ibu Dxxx ( Kepala Cabang Bank xxx ) langsung datang sendiri ke tempat bisnis saya. Mudah2an positif, karena besok saya janjian dikantor beliau …

- Komunitas TDA ( Tangan Di Atas ):

… Dari komunitas TDA saya dapat kios Gratis di Pusat Grosir Metro Tanah Abang. “Barang dagangan”-nya, dapet dari rekan di komunitas EU …

- Komunitas IYE ( @IYE_Indonesia ) dan QB Leadership ( @BettiSA ) :

… @BettiSA: Pak Budi, apakah Anda akan datang malam ini ke leadership series ? Malam ini pembicaranya Fadel Muhammad. Presentasinya bagus lho tentang entepreneurial public service.

( Saya pernah hadir dgn pembicara Chairul Tanjung, Arifin Panigoro )
Budi Rachmat

GOAL SETTING


GOAL SETTING.
Setuju GOAL harus spesifik agar mudah di-ukur ke-maju-an atau ke-mundur-annya.
Dalam hal Robert Kiyosaki, maka Goal-nya adalah menjadi KAYA….
… dan yang disebut Kaya adalah kondisi dimana Passive Income kita minimal 3x lebih besar daripada Expenses kita.
rumusnya: FF = PI > 3E
FF = Financial Freedom = Kaya.
PI = Passive Income
I = Income atau pendapatan rutin.
E = Expenses.
anda tau E anda sekarang berapa, dikali 3… itulah Target income yang harus dicapai.
contohnya,
jika E anda 10juta per bulan…. maka, anda disebut kaya,
ketika berhasil mendapatkan Passive Income sebesar 30juta per bulan dengan mempertahankan Expenses/Pengeluaran rutin sebesar 10juta per bulan.
Tetapkan waktu-nya untuk mencapai Target tsb…. misalnya 2 tahun dari sekarang… yaitu Pebruari 2013.
Target tsb di atas cukup SMART dengan “waktu” yang juga spesifik.
Tinggal di cek nanti di bulan Pebruari 2013….. anda bisa mencapai Income 30juta per bulan dengan mempertahankan Expenses 10 juta per bulan ga..?
DENGAN cara tsb diataslah saya menetapkan Target Finansial saya ketika keluar dari kantor dan memutuskan untuk usaha sendiri.
Hasilnya….? tahun ke-2 target tsb belum tercapai…. baru tahun ke-3 target tsb tercapai….
Semoga bermanfaat.
salam,
BUDI Rachmat

‘Mimpi Basah’nya Merry Riana

Kalau ada area basah dan area kering, posisi basah dan posisi kering tentu tidak salah juga kalau saya katakan ada mimpi basah dan mimpi kering ... hehehe. Mimpi basah adalah mimpi yang subur dan menghasilkan. Dan seorang Merry Riana sudah bermimpi basah. Akibatnya pundi-pundi wanita penulis buku best seller ‘Mimpi Satu Juta Dolar’ ini pun penuh. Mimpi basah adalah mimpi yang optimis dan dibarengi dengan tindakan yang konsisten apapun rintangan dan halangan yang dihadapi. Sementara mimpi kering adalah keinginan meraih suatu pencapaian dalam hidup tapi tidak bersedia membayar harganya. Garing Chuy. Seperti angan-angan tukang cendol. So kalau begitu sudah siapkah anda bermimpi basah...???

Ngomong-ngomong siapa sich Merry Riana itu ? Mungkin begitu sebahagian dari anda bertanya dalam hati. Sebelum anda penasaran segera saya akan jawab pertanyaan tersebut. Merry Riana adalah wanita yang terpaksa diamankan orang tuanya ke Singapura lantaran kerusuhan besar ditahun 1998 lalu. Cita-citanya untuk kuliah di tehnik elektro Trisakti terpaksa dibatalkan karena ortunya khawatir terjadi sesuatu pada putri tercinta mereka. Merry sendiri merasa seperti ada dalam film perang kala itu. Tanpa persiapan yang cukup Merry sempat gagal test bahasa Inggris di Nanyang Technological University. Merry sempat meminjam dana dari pemerintah negara singa itu karena bekal yang dibawanya tidak mencukupi. Bahkan ia sempat berhutang sebesar 40.000 dolar Singapura untuk biaya kuliah dan kebutuhan hidup sehari-hari.

Pelan-pelan Merry mulai membangun mimpi, mimpi basah tentunya. Mimpi basahnya adalah sebelum usia 30 tahun ia sudah bisa bebas secara finansial. Dengan lain perkataan ingin jadi orang sukses. Dengan uang saku 10 dolar Singapura yang didapatnya membuat ia hidup super hemat. Makannya hanya roti dan mie instan, bahkan tak jarang berpuasa. Perempuan yang pernah kehilangan 10.000 dolar uangnya akibat memutarnya di bursa saham ini memilih tidak bekerja tapi mencoba untuk berbisnis. Karena ia menghitung kalau ia bekerja perlu waktu puluhan tahun untuk melunasi hutang-hutangnya. Dengan berbisnis apabila kita ketemu ‘not’nya atau dapat suatu produk yang booming maka dalam waktu singkat kita bisa melejit bak meteor. Dan ini sudah dibuktikan oleh seorang Merry Riana. Dalam kurun waktu enam bulan ia berhasil melunasi hutang-hutangnya dengan pemerintah Singapura. Dan sekarang ia telah menjelma menjadi Milyader Muda Asia dan termasuk wanita paling berpengaruh di Benua ini.

So pelajaran apa yang bisa kita ambil dari seorang Merry Riana???

Yang pertama adalah keadaan tidak menyenakkan yang kita alami adalah cikal bakal atau tawaran dari kehidupan buat kita untuk mencapai hasil yang jauh lebih baik dikemudian hari. Tergantung dari bagaimana kita mau menyikapi keadaan-keadaan yang tidak menyenakkan tersebut. Hidup adalah pilihan. Pilihan-pilihan sikap dalam menyikapi berbagai peristiwa kehidupan menentukan nasib hidup kita di kemudian hari. So kalau begitu jangan pernah menyesali keadaan atau peristiwa tidak menyenakkan yang anda alami !! Karena sangat boleh jadi itu merupakan tawaran kehidupan untuk pencapaian yang lebih baik di kemudian hari. Terima dan syukuri apa-apa yang sudah diijinkan terjadi pada diri anda. Apa-apa yang sudah diijinkan terjadi pada kita adalah yang terbaik buat kita, akibat dari pikiran dan tindakan kita sebelumnya. Jika kita mau hasil yang berbeda tentunya kita harus merubah pikiran dan tindakan kita.

^ Pelajaran kedua adalah berani bermimpi dan berbaik sangka terhadap mimpi tersebut. Bermimpi saja tidak cukup. Karena setiap mimpi ada ujiannya dan orang-orang luar biasa selalu bisa berbaik sangka ketika ujian mimpi-mimpinya itu datang menghampiri.

Selalu ada harga untuk setiap mimpi atau kesuksesan yang kita idamkan. Tidak ada yang gratis di dunia yang kerap menghadirkan dualitas ini. Satu-satunya keju gratis hanya ada di perangkap tikus. Itu artinya kita harus berjuang mendapatkan apa yang kita impikan.


Terima kasih
Salam mantap






Vence Marinez

Tidak Benar dan Tidak Salah

Kalau kita tahu Tuhan Sang Pemilik Kehidupan saja memberikan pilihan [kebebasan memilih] kepada manusia lalu kenapa manusia justru tidak memberikan kebebasan memilih kepada manusia lain. Sering kali memaksakan apa yang menurutnya benar kepada orang lain. Yang menurut kita benar buat orang lain belum tentu benar-benar...benar!! Menurut hemat saya yang benar itu adalah apa yang di yakini dengan kebulatan hati oleh orang tersebut bukan apa yang kita katakan.

Yang penting bukan apa yang dikatakan benar oleh orang lain tapi apa yang kita yakini benar dengan sepenuh hati kita. Ikuti saja kata hati anda !! Benar salah itu relatif. Selagi bumi masih berputar benar salah itu silih berganti datang menghampiri hidup kita. Biasanya ketika baik yang di terima kita anggap benar langkah yang kita ambil, tapi begitu buruk langsung kita katakan salah. Padahal yang baik itu belum tentu selamanya dan yang burukpun demikian. Sebagai contoh ketika Pep Guardiola [Pelatih Barcelona] merotasi Lionel Messi dan Xavi Hernandez pada suatu pertandingan dan di babak pertama Barca ketinggalan 0-2 sebahagian besar orang pasti mengatakan strategi Pep salah. Tapi begitu menit ke 70 babak kedua Barca berhasil membalikkan keadaan menjadi 3-2 maka kita pun berbalik mengakui strategi Pep. Tapi begitu di menit ke 80 skor berbalik lagi menjadi 4-3 kembali kita menuding Pep salah. Lalu apa yang kita katakan ketika akhir pertandingan menjadi 5-4 untuk Barca ???

Selagi pertandingan masih berlangsung kita tidak bisa men’judge’ benar atau salahnya taktik dan strategi si pelatih. Dalam kehidupan sehari-hari  kita juga tidak bisa men’judge’ benar atau salah keputusan seseorang.  Selagi bumi masih berputar segala sesuatunya masih mungkin terjadi. Saya juga pernah mengalami hal seperti ini, ketika saya mengambil keputusan kontroversial untuk pindah dari perusahaan yang sudah mapan dan saya tidak punya masalah apa-apa dengan perusahaan tersebut ke perusahaan yang hampir bangkrut. Secara kalkulasi rasional apa yang saya lakukan sulit dijelaskan dimana letak benarnya. Tapi keyakinan bukan urusan kalkulasi dan hitung-hitungan. Yakin ya yakin. Tidak selamanya keyakinan itu bisa dijelaskan secara rasional dan matematis. Dan pada waktu itu keyakinan hati saya cukup kuat.  Ketika itu banyak orang [termasuk orang-orang terdekat] menganggap apa yang saya lakukan salah. Bahkan ada yang menggoblok-goblokkan saya walaupun tidak didepan saya. Enam bulan kemudian perusahaan yang mau bangkrut ini menemukan satu produk booming yang tidak hanya membuatnya selamat dari kebangkrutan tapi lebih dari itu. Sang owner dan saya sebagai pengelola meraup banyak keuntungan yang membuat pundi-pundi kami cukup gemuk. Orang-orang di perusahaan lama saya tidak lagi berani mengatakan langkah yang saya ambil salah.

So apakah berhenti sampai disitu? Tentu tidak. Dunia masih berputar. Tiga tahun kemudian ketika perusahaan itu mengalami masalah dan saya tidak lagi kuat menanggung kerugian yang dialami. Karena sebagai pengelola dengan sistem profit sharing saya juga harus menanggung sekian persen dari kerugian yang dialami perusahaan. Dan akhirnya saya mundur dari perusahaan tersebut dengan keadaan setengah bangkrut. Karena kehilangan cukup banyak dari apa yang saya miliki. Apa yang saya miliki pada waktu itu tidak lebih baik dari apa yang saya miliki ketika masih bekerja di perusahaan lama. Kembali orang-orang di perusahaan lama saya men’judge’ langkah yang saya ambil salah. Coba saya bertahan di tempat lama mungkin hasilnya tidak seperti  ini, begitu kata mereka. Yah begitulah kehidupan. Selagi bumi masih berputar benar dan salah itu silih berganti datang.

Terima kasih
Salam mantap
Vence Marinez

Setengah Isi Setengah Lagi Tidak Kosong

Sebuah gelas yang diisi air setengahnya sering di pakai sebagai ilustrasi pada setiap pelatihan motivasi. Setiap peserta di minta untuk mengatakan apa yang mereka lihat. Sebagian peserta menjawab gelas itu setengah kosong sementara sebagian lainnya mengatakan gelas tersebut setengah berisi. Secara sekilas kedua-duanya mengandung kebenaran. Tinggal dari sudut pandang mana mereka melihatnya.

Orang-orang yang mengatakan setengah kosong cenderung di persepsikan sebagai orang-orang yang pesimis, sementara orang-orang yang mengatakan setengah isi di persepsikan sebagai orang-orang yang optimis. Tapi sebenarnya ada lagi yang lebih optimis dari mereka yakni orang yang melihat bahwa gelas tersebut bukan setengah isi dan bukan pula setengah kosong melainkan 100% isi alias penuh.

Mengapa bisa demikian ? Karena orang jenis ini melihat setengah bagian bawahnya berisi air atau cairan yang tampak secara kasat mata. Sedangkan setengah bagian atasnya berisi zat yang tidak terlihat secara kasat mata yang kita sebut dengan udara. So kalau begitu seluruh gelas itu penuh.

Orang-orang luar biasa selalu menghasilkan kekayaan dan kemakmuran dengan melihat dan menemukan solusi bagi peluang dan permasalahan yang tidak di lihat oleh orang lain. Cobalah lihat sekitar anda ada banyak peluang dan kesempatan yang tersembunyi dari penglihatan kasat mata orang kebanyakan. Sejatinya setiap objek yang kita lihat mengandung peluang dan kesempatan di dalamnya. Tinggal bagaimana kita belajar memberdayakan kelebihan kita yang tidak di punyai makhluk lain yaitu akal pikiran. Kadang tanpa kita sadari kesempatan tersembunyi disekitar kita.

Mark Victor Hansen dan Robert G. Allen dalam bukunya Cracking The Millionare C.O.D.E.mengatakan bahwa semua hal yang kita lihat menghasilkan kemakmuran bagi seseorang. Semua hal. Jika anda melihat lebih dekat...lebih dekat dan jauh lebih dekat lagi maka semua hal yang anda lihat berpotensi menghasilkan kemakmuran bagi anda. Semua hal.

Setiap objek di sekitar anda berdengung dengan kehidupan, membisikkan rahasia bawah sadarnya.
Kembangkan Saya! Ciptakan Saya!
Cerahkan Orang Lain Melalui Saya!

Diawal mungkin anda ditertawakan ketika anda melihat peluang dan kemakmuran yang tidak dilihat oleh orang kebanyakan. Tetaplah pada keyakinan anda karena yang penting bukan apa yang dikatakan orang lain tentang sesuatu tapi apa yang anda yakini dengan kebulatan hati anda. Keyakinan dan keteguhan hati anda lebih penting dari puluhan pendapat para pakar sekalipun.

Bisnis dan penemuan-penemuan luar biasa tak jarang diawalnya tidak dilirik oleh orang kebanyakan dan dianggap tidak mungkin serta tidak masuk akal. Jika keyakinan dan usaha anda cukup kuat besar kemungkinan Sang Pemilik Kehidupan akan membantu anda mewujudkannya. Semoga Ia membantu kita menemukan peluang-peluang kemakmuran yang ditebar-Nya dimana-mana.